Hafalan Al Qur’an 

Standard

​_*Bismillah………*._

*_Assalamu’alaykum……_*

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

*Kisah Unik Seorang Pengajar Al-Qur’an*

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Kisah ini disampaikan oleh salah seorang pengajar al-Quran al-Karim di salah satu masjid di Makkah al Mukarramah. 

Ia berkata : 

*“Telah datang kepadaku seorang anak kecil berusia tidak lebih dari _sepuluh tahun_ yang ingin mendaftarkan diri dalam halaqah.* 
Maka aku bertanya kepadanya : *‘Apakah engkau hafal sebagian dari al Quran….?’*
Ia berkata : *‘Ya.’*
Aku bertanya kepadanya : 

*‘Bacakan dari juz ‘amma!’* 
Maka kemudian ia membacanya. 

Aku bertanya lagi : 

*‘Apakah kamu hafal surat tabaarok* 

*(al Mulk)….?’* 
Ia menjawab : *‘Ya.’*
Aku pun takjub dengan hafalannya dalam usia yang masih dini.
Aku bertanya kepadanya tentang *suroh an Nahl.* 

Ternyata ia hafal juga.

Maka semakin bertambah kekaguman ku atasnya.
Kemudian aku ingin mengujinya dengan surat-surat yang panjang.

Aku bertanya : 

*“Apakah engkau hafal surat al-Baqarah….?”*
Ia menjawab: *“Ya.”* 
Dan ia membaca surat itu tanpa salah sedikit pun. 
Kemudian aku berkata : 

*“Wahai anakku apakah engkau hafal al Quran….?”* 
Ia menjawab : *“Ya.”*
*SubhanALLOH….!!!* 

Dan apa yang Alloh kehendaki pasti akan terjadi….!!! 

Aku memintanya untuk datang esok hari bersama dengan orang tuanya, sedangkan aku sungguh benar-benar takjub. 

Bagaimana mungkin bapaknya melakukan hal tersebut….?!
Suatu kejutan besar ketika bapak anak tersebut hadir. 

Aku melihat penampilannya tidak menunjukkan orang yang berkomitmen kepada *As-sunnah.*

 

Segera ia berkata kepadaku : 

*“Saya tahu Anda heran kalau saya adalah ayahnya, tapi saya akan menghilangkan rasa keheranan Anda.* _Sesungguhnya di belakang anak ini ada seorang wanita yg setara dengan seribu laki-laki._

*Aku beritahukan kepada Anda, bahwa aku di rumah memiliki tiga anak yang semuanya hafal al-Quran.*

*Dan anakku yang paling kecil, gadis berusia 4 tahun, sudah hafal juz ‘amma.”*
Aku kaget dan bertanya : 

*“Bagaimana bisa seperti itu….?!”*
ia mengatakan *bahwa ibu mereka* ketika mereka mulai bisa berbicara pada usia bayi, maka ia *memulainya dengan menghafalkan al Quran* dan memotivasi mereka untuk itu.
Siapa *yang hafal pertama kali*, 

maka dialah yang berhak memilih menu untuk makan malam hari itu. Siapa *yang melakukan muroja’ah*

*(setor hafalan) pertama kali,* 

dialah yang berhak memilih kemana kami akan pergi mengisi liburan mingguan. 

Dan siapa *yang mengkhatamkan pertama kali,* maka dialah yang berhak menentukan kemana kami harus mengisi liburan.
Seperti inilah, *istriku menciptakan suasana kompetisi* (persaingan) dalam menghafal dan melakukan muroja’ah.
Ketika merenungkan dan memikirkan kisah yang penuh pelajaran ini, kami mendapati bahwa *seorang wanita sholihah* yang senantiasa memperhatikan kebaikan rumah tangganya, maka dialah wanita *yang Nabi telah berwasiat kepada kaum laki-laki* untuk memilihnya sebagai pasangan hidup. 

_Meninggalkan orientasi harta, kecantikan dan kedudukan._
Maka benarlah ketika Rosululloh bersabda :

*“Seorang wanita dinikahi karena empat hal,* karena _hartanya, kedudukannya, kecantikannya dan agamanya._ *Maka dapatkan _wanita yang memiliki agama_ (niscaya kamu beruntung) jika tidak maka kamu akan merugi (hina) .”*

_(HR. Bukhari)_.
Nabi bersabda:

*“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah _wanita sholihah.”_* 

_(HR. Muslim)_.
Selamat atasnya (ibu anak tersebut) yang *telah menjamin masa depan anak-anaknya dengan menjadikan Al Quran sebagai pemberi syafaat* kepada mereka kelak di hari kiamat.
Nabi bersabda:

*“Akan dikatakan kepada orang yang hafal al-Quran pada hari kiamat, bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dalam kehidupan dunia, karena sesungguhnya kedudukanmu (derajat tingkatanmu) adalah pada ayat terakhir yang engkau baca.”* 

_(HR. Ibnu Hibban)_.
Maka bayangkanlah sekarang datangnya hari-hari itu, ketika ibu itu berdiri di padang mahsyar. 

Ia akan melihat anak-anaknya terus naik dan naik di hadapannya, dan tiba-tiba mereka berada di tempat yang paling tinggi. 

Kemudian dibawakan kepadanya *mahkota al waqoor* (kemuliaan) yang diletakkan di atas kepalanya.
Apa yang akan dilakukan anak-anak kita jika dikatakan kepada mereka : *“Bacalah….!”*
Maka kemanakah (hafalan) mereka akan sampai….?
Apakah akan diletakkan di atas kepala kita sebuah mahkota….?
Jika didatangkan timbangan amal, maka berapa banyak lagu-lagu yang mereka hafalkan….?!!
Berapa banyak gambar-gambar porno yang ada dalam HP mereka….!??
Berapa banyak bluetooth dengan materi menjijikkan….!??
Semua ini akan menjadi modal dalam timbangan amal kedua orang tua mereka…!!.
Rosululloh bersabda :

*“Setiap dr kalian adalah pemimpin, & akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.* 

*Seorang pemimpin atas manusia adalah pemimpin, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka.*

*Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka.* 

*Seorang wanita adalah pemimpin di rumah suaminya & anaknya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka.* 

*Dan seorang budak adalah pemimpin atas harta tuannya dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atasnya.* 

*Ketahuilah bahwa setiap dari kalian adalah pemimpin, & stp dr kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”* 

_(HR. Bukhori)_.
Tidaklah Alloh mengkaruniakan kepada kita keturunan agar kita memperbanyak orang-orang yang bermaksiat kepada-Nya. 

Akan tetapi *agar mereka bersyukur dan ingat.* 

_Apakah anak kita termasuk dari kalangan mereka….!??_
*Wahai setiap ibu, wahai saudariku semua….!!!*

_Mulailah dengan mendidik dan memperbaiki anak-anak kalian._ Jadikanlah huruf dan ayat-ayat Al-Quran sebagai pemberat timbangan amal kalian dan saksi bagi kalian pada hari perhitungan. 

Hari dimana al-Quran akan memberikan syafa’at kpd pembacanya pada hari kiamat. 

Hari dimana para penghafal Al-Quran menempati tempat yang tinggi. 

Dan akan bersama mereka (orang tua mereka) menempati tempat yg tinggi.
Tentunya risalah ini juga untuk para bapak…..!!!

*Bayangkan wahai para bapak, jika Anda menjadikan anak Anda hafal Al-Quran.* 

Setiap kali ia membaca satu huruf, Anda akan mendapatkan pahala setiap huruf yang ia baca dari al-Quran dalam hidupnya. 

Maka jadilah Anda dengan menjaga anak Anda untuk menghafalnya dengan pertolongan dari Alloh Ta’ala.
_Saya memohon kepada Alloh agar menjaga putra-putri kita, & menjadikan mereka orang-orang yang memberi hidayah dan mendapatkan hidayah._

*Aamiin yaa Robbal ‘alamiin…..*

〰〰〰〰〰

(Syaikh Mamduh Farhan Al Buhairi) 

✳co reveresi✳

〰〰〰〰〰〰〰〰[truncated by WhatsApp]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s